Resume 7 dan 9 Konversi Bilangan

Bab 6

Konversi Bilangan

Disusun Oleh

Nama : Dwiki Yuniko Darmawan

NPM : 10121359

Kelas : 1KA24

Jurusan : Sistem Informasi

Dosen : Kurniawan B. Prianto. S, Kom.SH.MM

Konversi Bilangan

Konversi bilangan desimal

Desimal -> Biner

Cara yang digunakan adalah dengan membagi bilangan desimal secara berturut-turut dengan pembagi radix biner yang mana adalah 2. Sisa pembagian bilangan tersebut akan bernilai 0 atau 1. Sisa awal pembagian menunjukkan LSB yang nanti diletakkan di sisi paling kanan dan hasil akhir dari pembagian menunjukkan MSB yang diletakkan di sisi paling kiri.

Angka 25 dibagi dengan 2 yang merupakan radix dari biner dan mempunyai hasil 12 dengan sisa pembagian 1, angka 1 tersebut merupakan LSB. Lalu 12 dibagi lagi dengan 2 dan menghasilkan 6 dengan sisa 0. Pembagian tersebut dilakukan berulang sampai bilangannya tidak bisa dibagi lagi dengan 2. Dan MSB untuk contoh tersebut adalah 1. Sehingga mempunyai hasil akhir 110012 .

Untuk menandakan bilangan tersebut desimal, diberi angka 10 pada bagian bawah kanan bilangan tersebut. 10 ini menunjukkan radix bilangan. Hal ini juga berlaku untuk penulisan setiap sistem bilangan untuk memudahkan kita dalam mengidentifikasi jenis dari sistem bilangan tersebut.

Desimal -> Oktal

Bilangan desimal yang akan diubah dibagi dengan 8 yang merupakan radix dari bilangan oktal. Sisa pembagian tersebut dicatat. Dibagi secara berturut-turut serta sisa awal pembagian menunjukkan LSB dan sisa akhir pembagian menunjukkan MSB.

Angka 25 dibagi dengan 8 yang merupakan radix dari oktal dan mempunyai hasil 3 dengan sisa 1. Angka 3 sudah tidak bisa dibagi dengan 8 sehingga LSB dalam perhitungan ini adalah 1 dan untuk MSB nya 3. Dan hasil konversinya adalah 31.

Desimal -> Heksadesimal

Bilangan desimal dibagi secara berturut-turut dengan 16 yang merupakan radix dari bilangan heksadesimal. Sisa pembagian tersebut dicatat serta sisa awal pembagian menunjukkan LSB dan sisa akhir pembagian menunjukkan MSB.

Angka 25 dibagi dengan 16 yang merupakan radix dari heksadesimal dan mempunyai hasil 1 dengan sisa pembagian 9. Bilangan 1 sudah tidak bisa dibagi dengan 16. Sehingga hasil konversinya adalah 19.

Konversi bilangan biner

Biner -> Desimal

Salah satu cara yang bisa digunakan untuk mengkonversikan bilangan biner menjadi bilangan desimal dengan cara menjumlahkan hasil perkalian tiap digit bilangan biner dengan angka 2 yang mempunyai pangkat koefisien biner yang mana setiap digit tersebut mempunyai ekuivalen yang berbeda

Biner -> Oktal

Konversi dilakukan dengan cara mengelompokkan setiap 3 digit bilangan biner dimulai dari sebelah kananSetiap kelompok akan diubah ke dalam bilangan oktal.

Setiap digit bilangan oktal mempunyai ekivalen yang berbeda sesuai dengan tabel. Digit paling kiri menyisakan 1, agar tidak bingung, depan angka 1 bisa ditambah 0 agar kelompok tersebut berisi tiga digit bilangan biner. Setelah itu bisa diubah ke bilangan oktal disesuaikan dengan ekivalen biner 3 yang sesuai pada tabel.

Biner -> Heksadesimal

Dilakukan dengan cara mengelompokkan setiap 4 digit bilangan biner dimulai dari sebelah kanan. Setelah itu, setiap kelompok tersebut akan diubah ke dalam bilangan heksadesimal.

Sama seperti konversi bilangan biner ke oktal, dalam contoh ini digit paling kiri menyisakan 100 yang mana hanya tiga digit sedangkan untuk syarat harus dikelompokkan menjadi 4 digit. Angka sebelum 1 bisa diberi 0 agar memenuhi 4 digit. Setelah itu bisa diubah ke heksadesimal dengan mencocokkan ekivalen di tabel.

Konversi bilangan oktal

Oktal -> Desimal

Setiap digit di oktal juga mempunyai bobot berbeda terhadap ekivalensi dalam desimal. Bilangan oktal dikonversi dengan menjumlahkan bobot kali nilai dari setiap posisi. 7 dikali dengan 81 dan mempunyai hasil 56 lalu dijumlah dengan hasil perkalian 0 dengan 80 yang mempunyai hasil 0. Sehingga hasil konversinya 56.

Oktal -> Biner

Konversi dilakukan dengan cara mengubah setiap digit menjadi ekivalen biner 3 digit, sesuai dengan ekivalensi tiap digit yang sudah diterangkan pada tabel ekivalen digit oktal dengan biner 3.

Oktal ->  Heksadesimal

Konversi bilangan oktal ke heksadesimal dilakukan dengan merubah bilangan oktal menjadi bilangan desimal terlebih dahulu atau bisa juga diubah ke bilangan biner. Setelah itu, bilangan tersebut baru dikonversi ke bilangan heksadesimal.

Konversi bilangan heksadesimal

Heksadesimal -> Desimal

Konversi bilangan dari heksadesimal ke desimal dikonversi dengan mengkalikan setiap digit bilangan heksadesimal dengan bobot nilai dari masing-masing posisi.

E sama dengan 14 dalam sistem bilangan heksadesimal. Sehingga 1 dikali 162 , 4 dikali dengan 161 dan 14 dikali dengan 160 lalu hasil dari perkalian tersebut dijumlahkan dan mempunyai hasil akhir 334.

Heksadesimal -> Biner

Dikonversi dengan cara mengubah setiap digit bilangan heksadesimal menjadi ekivalen biner 4 bit. Untuk ekivalen tersebut bisa dilihat pada tabel ekivalen digit heksadesimal dengan biner 4 yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Perhitungan tersebut mempunyai hasil akhir 000101001110 atau bisa juga ditulis dengan menghilangkan nol di depan sehingga menjadi 101001110 untuk mempersingkat, cara penulisan dengan menghilangkan nol di depan tidak akan merubah nilai dari bilangan tersebut.

Heksadesimal -> Oktal

Sama seperti konversi oktal ke heksadesimal, konversi heksadesimal ke oktal juga harus diubah ke bilangan biner atau desimal terlebih dahulu. Setelah itu baru diubah ke oktal.

Referensi : https://www.blog.adaptivenetworklab.org/2021/08/27/sistem-bilangan-dan-konversi-bilangan-komputer/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create your website with WordPress.com
Get started
%d bloggers like this: